Get Adobe Flash player

Memasuki musim hujan 2012/2013, di kantor BMKG Pusat dilaksanakan jumpa pers prakiraan musim hujan 2012/2013, Jumat (10/8) yang dipimpin langsung oleh Kepala BMKG, Dr. Ir. Sri Woro B. Harijono, M. Sc dengan didampingi Deputi Bidang Klimatologi, Dr. Widada Sulistya, DEA dan dihadiri Deputi Bidang Meteorologi serta Para Pejabat Eselon II, III, dan IV di lingkungan  Kedeputian Klimatologi, dan para pekerja media massa.

Sri Woro mengatakan bahwa ada tiga faktor pengendali curah hujan di Indonesia, yaitu ENSO, STT Indonesia, dan Dipole Mode. Lebih lanjut Sri Woro mengutarakan bahwa pengaruh ketiga faktor tersebut tidak terlalu signifikan sehingga musim hujan 2012/2013 di wilayah Indonesia pada umumnya bersifat masih normal.

Secara umum ringkasan prakiraan musim hujan 2012/ 2013 dapat dirangkum sebagai berikut:
Pertama, Awal Musim Hujan 2012/2013 di sebagian besar daerah pada bulan Oktober, Nopember dan Desember 2012 (DI 293 ZOM ATAU 85,7%) :10 ZOM (2 9%) Januari, Maret, April dan Mei 2013. Sisanya 39 ZOM (11.4%) Juli, Agustus, September 2012; Kedua, Sebagian besar daerah diprakirakan mulainya Musim Hujan SAMA dengan kebiasaanya:189 ZOM (55,3%) dan MUNDUR dari kebiasaanya:130 ZOM (38%). Sisanya 23 ZOM (6,7%) maju dari rata‐ratanya;dan Ketiga, Sifat/ Kenormalan Hujan Musim Hujan 2012/2013, sebagian besar daerah diprakirakan NORMAL:223 ZOM (65,2%) dan BAWAH NORMAL:108 ZOM (31,6%). Sisanya:11 ZOM (3,2%) Atas Normal.

 

Sumber : http://www.bmkg.go.id/bmkg_pusat/Sestama/Humas/MUSIM_HUJAN_2012-2013_DI_INDONESIA_MASIH_NORMAL.bmkg