Get Adobe Flash player

Profil UPTD Balai Benih Dan Pengembangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura

UPTD Balai Benih dan Pengembangan Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura dipimpin oleh seorang UPTD yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada kepala Dinas dan secara operasional di koordinasikan oleh Camat.

 

TUPOKSI UPTD Balai Benih Dan Pengembangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura

Tugas Pokok

Melaksanakan teknis operasional di bidang Balai Benih dan Pengembangan Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura.

 

Fungsi UPTD Balai Benih dan Pengembangan Tanaman Pangan dan Hortikultura

1. Pengendalian dan pengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan produksi, distribusi dan sertifikasi benih padi

palawija dan benih hortikultur

2. Pelaksanaan pemberian pelayanan dan informasi benih padi palawija dan hortikultura melalui identifikasi dan

pengujian

3. Pelaksanaan dan bimbingan penerapan standar teknis dan sertifikasi yang meliputi sarana prasarana kerja,

mutu, dan metode.

4. Pelaksanaan bimbingan dan pembinaan teknis operasional pembenihan padi palawija dan hortikultura.

5. Pengelolaan urusan ketatausahaan UPTD.

6. Pelaksanaan kegiatan produksi, pengolahan, dan pemasaran hasil padi palawija dan hortikultura.

UPTD Balai Benih Dan Pengembangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura berlokasi di Jalan Siliwangi No. 7 Desa Liang Julang Kecamatan Kadipaten. Selain di lokasi ini juga terdapat instalasi lain di desa Pagandon. Komoditas yang dikelola pada UPTD Balai Benih Dan Pengembangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura kebanyakan merupakan hasil kreasi dari staf UPTD. Walaupun hanya memiliki kekuatan staf sebanyak 9 orang (termasuk Kepala UPTD) namun jenis komoditas yang bisa dikelola terbilang cukup banyak. Komoditas yang dikelola di UPTD Balai Benih Dan Pengembangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura antara lain sebagai berikut.

Tanaman Hias

1. Bougenville

2. Samia

3. Agronema

4. Adenium

 

Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Tanaman Hias

1. Padi varietas Ciherang, Situ Bagendit, Mekongga, Cigeulis, dan lain-lain.

2. Tanaman buah-buahan dalam pot seperti buah naga, anggur (ditanam dalam pot), kawista berbuah jeruk

(batang pokok kawista disambung dengan jeruk, ditanam dalam pot), kurma, mangga (ditanam dalam drum),

terdiri dari berbagai jenis mangga lokal seperti harum manis, cengkir, dan gedong gincu serta terdapat jenis

mangga luar seperti mangga varietas darwin yang berasal dari Australia., dan lain-lain.

3. Tanaman hias seperti bougenville, samia, adenium, aglaonema, dan lain-lain.

 

Untuk komoditas padi, instalasi UPTD Balai Benih Dan Pengembangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura di Kadipaten memiliki luas lahan sebesar 4,7 Ha sedangkan instalasi di Pagandon memiliki luas lahan sebesar 5,25 Ha sedangkan untuk tanaman hias dan komoditas lain ditempatkan pada lahan dengan luas sekitar 0,3 Ha.

Dalam setahun, UPTD Balai Benih Dan Pengembangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura bisa melaksanakan dua kali pembenihan dengan varietas berganti-ganti tergantung kepada permintaan dari petani. Varietas yang saat ini sedang populer adalah varietas Situ Bagendit, Ciherang, Mekongga, dan Cigeulis. Dalam setahun, UPTD Balai Benih Dan Pengembangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura dapat menghasilkan sampai 80 ton benih pada kondisi iklim normal. Mayoritas benih yang dihasilkan kemudian dijual kembali ke daerah lain seperti Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar. Total benih yang dijual ke pasar luar bisa mencapai 90% dari total produksi. Untuk memenuhi permintaan dalam Kabupaten Majalengka, UPTD Balai Benih Dan Pengembangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura mengandalkan hasil dari penangkar lokal binaan UPTD.

UPTD Balai Benih Dan Pengembangan Tanaman Pangan Dan Hortikultura saat ini telah memiliki sertifikasi untuk benih yang diproduksinya dengan nomor sertifikat 153/BPSBPTH/PP/Prod/I/2005 yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat.