Get Adobe Flash player

Budidaya Padi SRI

I. PENDAHULUAN

v Tanaman Padi mempunyai potensi yang besar untuk menghasilkan produksi dalam taraf tinggi.
v Dapat dicapai dengan terpenuhinya kondisi yang optimal.
v Dicapai melalui proses pengelolaan tanah, tanaman dan air serta unsur agroekosistemnya.
v Kecenderungan terjadi produksi padi menurun.
II. SRI (Sytem Of Rice Intensification)
Suatu cara budidaya tanaman padi yang efisien dengan proses manajemen sistem perakaran yang berbasis pada pengelolaan air, tanah dan tanaman.
DASAR PEMIKIRAN SRI
v Padi bukan tanaman air.
v Pada kondisi tanah tidak tergenang, akar akan tumbuh dengan subur dan besar, sehingga dapat menyerap nutrisi lebih banyak, serta mendorong tumbuhnya tunas yang optimal.
PRINSIP SRI
v Pengelolaan tanah dan pemupukan kompos organik.
v Benih bermutu dan tanam muda.
v Benih ditanam tunggal dan langsung.
v Jarak tanam lebar.
v Pemupukan tidak dengan pupuk sintetis.

v Pengelolaan air yang macak-macak dan bersamaan dengan penyiangan.

v PHT tidak memakai pestisida sintetis.

 

METODOLOGI SRI
v Tanah Hemat Air (Max 2 cm atau Macak-macak dan juga ada periode pengeringan sampai tanah pecah-pecah).
v Hemat Biaya (butuh bibit 5 Kg/Ha, tidak butuh biaya Pencabutan, Pemindahan, Irit tenaga tanam dan lain-lain).
v Hemat Waktu (bibit ditanam muda 3 – 10 HSS dengan jarak tanam lebar dan panen lebih awal sekitar 10-14 hari).

III. CARA TAMAN

PENGELOLAAN TANAH
* Tanah dibajak sedalam 25-30 cm sambil membenamkan dan membalikan sisa-sisa tanaman dan rumput-rumputan.
* Tanah digemburkan dengan garu sampai terbentuk struktur lumpur yang sempurna.
* Pengelolaan pupuk kompos setelah pengelolaan tanah kedua.

 

CARA PEMBUATAN PERSEMAIAN

Ø Campurkan Tanah dan Kompos 1 : 1, masukan ke dalam baki atau pipiti yang dilapisi daun pisang.
Ø Taburkan benih ke dalam nampan, tutup dengan jerami atau kompos.
Ø Benih umur 7-10 HST siap tanam.
PENANAMAN BENIH
Ø Penanaman Benih satu-satu, jarak tanam 30 cm x 30 cm atau 35 cm x 35 cm. Pindah tanam (tranplanting) harus segera (kurang dari 30 menit) secara hati-hati, ditanam dangkal 1-1,5 cm, dengan perakaran seperti huruf L.
PENGAIRAN
Petak sawah tidak selalu tergenang, kondisi air hanya macak-macak (1-2 cm) dan pada periode tertentu harus dikeringkan sampai retak (intermittent irrigation).
Pemupukan
Pemupukan organik dengan pupuk organik granul dan aplikasi POC (MOL) untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.

 

PANEN
Panen dilakukan setelah bulir padi menguning secara merata, produksi rata-rata 8-12 ton per Ha.