Get Adobe Flash player

BAWANG MERAH ( Allium ascalonicum L. ) ; Indonesia (Bawang merah, bawang beureum, brambang) ; Inggirs (Shallots, golden shallots) ; Melayu (Bawang merah) ; Vietnam (anh cu, hanh ta) ; Thailand (Horm daeng, horm dang) ; pilipina (Sibuyas) ; Cina (Huo cong) ; Jepang (Esharetto)

KLASIFIKASI :

Kingdom        : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom   : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi              : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas             : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas      : Liliidae
Ordo              : Liliales
Famili            : Liliaceae (suku bawang-bawangan)
Genus           : Allium
Spesies         : Allium cepa var. aggregatum L.

 

Kerabat Dekat
Bawang Daun, Kucai, Bawang Prey, Bawang Putih, Bawang Kucai

 

KANDUNGAN GIZI BAWANG MERAH,

Nilai Gizi Per 100 G (3.5 Oz)

Energi                                      166 kJ (40 kcal)
Karbohidrat                             9,34 g
Gula                                         4,24 g
Diet serat                                 1,7 g
Lemak                                     0,1 g
jenuh                                       0,042 g
monounsaturated                     0,013 g
polyunsaturated                       0.017 g
Protein                                       1,1 g
Air                                           89,11 g
Vitamin A equiv.                     0 mg (0%)
Thiamine (Vit. B1)                   0,046 mg (4%)
Riboflavin (Vit. B2)                 0,027 mg (2%)
Niacin (Vit. B3)                       0.116 mg (1%)
Vitamin B6                              0,12 mg (9%)
Folat (Vit. B9)                          19 mg (5%)
Vitamin B12                            0 mg (0%)
Vitamin C                                7.4 mg (12%)
Vitamin E                                0,02 mg (0%)
Vitamin K                                0,4 mg (0%)
Kalsium                                   23 mg (2%)
Besi                                         0,21 mg (2%)
Magnesium                              0,129 mg (0%)
Fosfor                                      29 mg (4%)
Kalium                                                 146 mg (3%)
Sodium                                    4 mg (0%)
Seng                                         0,17 mg (2%)
Sumber: USDA Nutrient database

 

MANFAAT :

Karena mengandung flavonglikosida, ia dianggap anti radang, pembunuh bakteri, sedangkan kandungan saponinnya mengencerkan dahak. Ia juga memiliki sejumlah zat lain yang berkhasiat menurunkan panas, menghangatkan, memudahkan pengeluaran angin dari perut, melancarkan pengeluaran air seni, mencegah penggumpalan darah, menurunkan kolesterol, dan kadar gula dalam darah. Menurut penelitian terakhir, bawang merah juga bisa mencegah kanker karena kandungan sulfurnya. Umbi lapisnya mengandung zat-zat seperti protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin B1 dan C.


Kegunaan:
1. Demam pada anak
2. Perut kembung, muntah-muntah
3. Masuk angin
4. Kerokan
5. Batuk
6. Disentri
7. Hipertensi
8. Diabetes
9. Kutu air / kakirangen
10. Bisul/ luka
11. Payudara bengkak / mastitis
12. Melancarkan air seni pada anak disertai demam
13. Sariawan

 

DESKRIPSI  :

Tanaman ini diduga berasal dari daerah Asia Tengah yaitu sekitar India. Bunga bawang merah merupakan bunga majemuk berbentuk tandan yang bertangkai dengan 50-200 kuntum bunga. Pada ujung dan pangkal tangkai mengecil dan dibagian tengah menggembung, bentuknya seperti pipa yang berlubang didalamnya. Tangkai tandan bunga ini sangat panjang, lebih tinggi dari daunnya sendiri dan mencapai 30-50 cm. Bunga bawang merah termasuk bunga sempurna yang tiap bunga terdapat benang sari dan kepala putik. Bakal buah sebenarnya terbentuk dari 3 daun buah yang disebut carpel, yang membentuk tiga buah ruang dan dalam tiap ruang tersebut terdapat 2 calon biji.Buah berbentuk bulat dengan ujung tumpul. Bentuk biji agak pipih. Biji bawang merah dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman secara generatif. Bawang merah mengandung vitamin C,potassium, serat dan Acid Folic selain itu juga mengandung kalsium, zat besi dan protein dengan kandungan yang tinggi. Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberein. Kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional, bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida

 

Luas tanam, luas panen, produksi dan produktivitas Bawang Merah di kabupaten Majalengka

Bawang Merah

2007

2008

2009

2010

Luas Tanam (ha)

2.904

3.028

3.046

2.558

Luas Panen (ha)

2.995

3.379

2.722

2.562

Produksi (ton)

27.058

33.015

31.678

21.988

Produktivitas (ku/ha)

90,34

97,71

116,38

83,39